Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Review Film Unfinished Business (2015) – Film Ringan Penuh Tawa

Ada yang sering banget pura-pura sinyal error saat sedang telpon atau hanya baca pesan WA melalui notifikasi karena gak mau ada notif “Read”. Well, ini poin penting dari Review Film Unfinished Business (2015) ini.

tl;dr Film R Rated ini cuman dapat rating 5.4 di IMDb tapi jangan patokan ama ratingnya ya. Film ini sangat ringan dan bisa bikin tertawa cocok untuk ditonton segala situasu. Tapi saran sih kalau lagi stress masalah kerjaan bisa coba nonton Film ini.

Oke mulai dari premis cerita tentang Tiga orang Office Workers yang bekerja melawan perusahaan lamanya untuk mendapatkan deal dengan perusahaan besar. Untuk mendapatkan handshake (tanda kesepakatan) mereka harus perjalanan kantor business trip ke Jerman ketemu bos besar.

Sebelum mulai review film unfinished business ini. Film ini R Rated dan rada mirip Euro Trip jadi ada adegan-adegan naked baik itu cewek dan cowok.

Nah kisah petualangan mereka di perjalanan ini yang bisa bikin tertawa dan senyum-senyum sendiri. Mereka bertiga adalah Dan Trunkman, Timothy McWinters, dan Mike Pancake.

Apalagi si James Franco yang memerankan Mike Pancake. Hidupnya berubah drastis dan mendapatkan masa-masa mudah dalam perjalanan kantor ini. “I lost my virginity twice”

Review Film Unfinished Business (2015)
Ini gambarnya langsung dari IMDb. Parodi business workers stock photos.

Hingga film selesai saya masih bertanya-tanya apa yang terjadi dengan Mike Pancake semasa kecilnya, dimana dia tinggal, dan bagaimana dia bisa hidup seperti demikian.

Terus ada Timothy McWinters, yang dipecat dari perusahaan lama karena masalah usia. Kemudian dihire oleh Dan Trunkman sebagai balas dendam melawan perusahaan lama mereka.

Walaupun sudah tua, tetapi Tim ternyata sangat berpengalaman tentang pekerjaannya. Dan sempat mengkhawatirkan bahwa perjalanan bisnis ini hanyalah bualan belaka -permainan perusahaan besar- untuk menolak menjalin kerjasama.

Dan pemeran utamanya, Dan Trunkman yang diperankan oleh Vince Vaughn. Yang unik adalah Dan ini selalu berpura-pura sinyal rusak ketika topik pembicaraan saat video call dengan istri dan anak-anaknya menjadi serius. Ya dia tidak mau menghadapi masalah saat itu juga jadi dipause dulu gitu.

Review Film Unfinished Business (2015)

Namun ada adegan saat sedang dealing dengan bos besar, si Dan menunjukkan kesetiannya dan pendiriannya dengan tidak memecat Tim. Ini mungkin di film saja sih, kalau di dunia nyata rata-rata orang untuk mendapatkan apa yang dia mau akan melakukan apapun. This is good, but could lead into negative things.

Habis nonton dan review film Unfinished Business ini jadi buat saya untuk nonton film-film Vince Vaughn lagi biar bisa ketawa dan melepas penat pekerjaan.

Oh ya poin penting dari review film unfinished business ini mengajarkan dan menguatkan bahwa sebuah koneksi sangat berpengaruh terhadap kesuksesan bisnis atau pengembangan diri anda. Mau dibilang istilahnya orang dalam, atau apapun itu. Mulailah membangun koneksi yang bermanfaat. Perkuat dan isi inner circle dengan orang-orang yang bermanfaat/berguna untuk perkembangan diri.

I do not own all the material used in these review. All images from the movie here are used for educational and review purposes only.